Mari kita ke Nganjuk !

July 30th, 2010 § 3 Comments

Jam 12.30 merupakan jam dimana kantor memberikan kebijakan istirahat hingga jam 13.00 wita. Balikpapan merupakan kota kecil yg rapi dan bersih. Tetapi masyarakat yg kurang konsumtif membuat beberapa restoran murah dikota minyak ini mempunyai cita rasa yg kurang. Ada rasa ada harga, itu yg saya benci dari Balikpapan.

Hingga minggu2 ini, saya menemukan rumah makan yg lumayan enak. Ketika jam makan siang tiba, warung “nganjuk Ibu Tia” tersebut dipenuhi karyawan-karyawan dari kantor yg berbeda-beda. Halaman parkir warung pun dipenuhi mobil yg rata2 mewah. Saya pun penasaran dengan rasa dan harga.

Setelah keluar dari kantor di daerah MT. Haryono (DAM) saya pun membelokan stang motor ke daerah Stalkuda dimana warung nganjuk itu bersandar. Setelah melewati, BSB mall dan SPBU saya pun menemukan warung nganjuk yg sudah dipenuhi mobil2 yg dikendarai orang2 berkelas. Saya fikir harga pastilah mahal. Karena baru saja gajian, jadi saya coba2 utk mempertaruhkan uang saya jika memang ternyata mahal.

Etalase makanan yg tersedia di pajang didepan warung setinggi plafon. Berjejer berbagai macam lauk berbagai khas nganjuk. Persis konsep rumah makan padang yg ada di hampir seluruh Indonesia.

Setelah nyampe etalase, saya pun di layani dengan lauk yg saya pilih sendiri. Sambal goreng usus dan ikan layang goreng telah menjadi pilihan saya, ditambah sayur bening yg akan melengkapi gizi telah menghiasi meja. Tak lama saya duduk, seorang pelayan datang dan menanyakan tentang minuman yg saya inginkan. Es jeruk menjadi pilihan, konon ketika jeruk anget akan membuat vitamin C berkurang. Dan es adalah pilihan terbaik utk mempertahankan kadar vitamin C dalam jeruk. Walaupun saya sedikit flu saat itu.

Setelah menelan setengah piring, ternyata rasanya menendang lidah utk terus saja ingin merasakan tiap sentuhan hindangan yg ada. Bumbu yg diracik sungguh pas, dan ini memang makanan khas nganjuk, serba manis dan pedas.

Ada pula makanan khas nganjuk yg saya tak tau namanya. Setelah membuat perut saya penuh, saya harus beranjak karena begitu banyak pelanggan yg antri utk makan juga. Ke kasir dan membayar dengan harga 12rb utk seluruhnya. WHAT ! ternyata tak mahal dan tak murah juga, utk Balikpapan, harga segitu sudah termasuk murah. Kota yg mempunyai UMR 1 juta lebih ini memang kota yg bersih dan mahal.

Pintar2 lah memilih makan siang, kalo perlu masak di pagi hari. Jadi siang bisa makan dirumah, karena kantor dan rumah saya memiliki jarak yg tak jauh. Have a nice lunch !

Advertisement

Tagged: , ,

§ 3 Responses to Mari kita ke Nganjuk !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mari kita ke Nganjuk ! at Mataku adalah Matamu.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.